Minggu, 11 November 2012

PERJALANA PULANG



Tanpa sengaja meminta, dia berikan
Disimpannya nama bulan
Entah mana yang ada bergerak
Yang begitu tampak adalah hasrat
 
    Dengan seribu ketidakmengertian
    Dicoba dan nyata terbalas, pagi itu
    Berat.....kaku....juga mengapa
    Hanya tentang Dia, sang Tuhannya!

Di pagi yang memang tak sama
Dentuman meriam menggetarkan
Memijarkan lampu-lampu pinggir jalan
Mengantar kepulangan jiwanya


0 komentar:

Poskan Komentar